Tags

, , ,

Bila saja manusia seperti kita ini mengerti benar bahwa nanti di surga, kita akan hidup dalam paras yang lebih baik dan umur yang selalu muda. Itu pun bila kita masuk surga (aamiin). Niscaya kita tidak sibuk memilih manusia berdasar cantik tidaknya, tidak sibuk menilai ganteng tidaknya. Kita akan sibuk memilih hati mana yang baik, hati mana yang lurus, pikiran mana yang tenang, pikiran mana yang penuh amarah.

Bila saja kita memahami semua itu dengan baik. Kita akan sibuk berbuat baik, karena kita tidak tahu mana dari kebaikan kita yang diterima-Nya. Kita tidak tahu mana dari ibadah kita yang diterima-Nya. Mungkin, ibadah kita tidak serajin ibadah orang lain, hafalan kita pun tidak sebanyak orang lain. Tidak perlu khawatir. Karena kita bisa melakukan kebaikan lainnya. Kebaikan-kebaikan kecil yang mungkin sering dilupakan karena orang lebih sibuk pergi ke pengajian dan mengingat hafalan, sibuk menyalehkan diri sendiri. Kita akan dan harus bisa menjadi sholeh/sholeha tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga sholeh/sholeha secara sosial. Dengan bersedekah meski sedikit, dengan tersenyum pada orang yang kita temui, dengan memudahkan urusan orang lain, dengan menolong orang lain, dengan kebaikan-kebaikan lain yang bisa kita lakukan dengan leluasa.

Ikhlas-designstyle-kiddo-m

Karena, kita tidak pernah tahu, mana diantara ibadah kita yang diterima. Bahkan sholat kita yang mungkin ribuan kali, apakah diterima semua? Kita hidup di dunia yang menjadi ujian, tugas kita adalah berbuat kebaikan. Apakah kita melakukannya karena kita takut masuk neraka? Bagaimana bila neraka itu tidak ada, apakah kita masih melakukan kebaikan-kebaikan itu?

Pertanyaan sederhana seperti itu mampu melemparkan diri kita pada sebuah hakikat bahwa kita itu sebenarnya pamrih, kita melakukan sesuatu karena ingin mendapat sesuatu.

Hari ini, mari kita belajar ikhlas. Beribadah dengan ikhlas, berbuat kebaikan dengan ikhlas. Karena keikhlasan itulah yang menjadi ujian terberat bagi orang-orang yang melakukan kebaikan. Karena kebaikannya akan menjadi sia-sia bila ada setitik kecil rasa bangga diri.
Hari ini, kita akan belajar melakukan sesuatu karena ikhlas dan kita tidak akan pernah tahu sampai mana batasnya. Karena kita tidak lagi peduli itu bukan?
Menjadi apapun kita, profesi apapun yang kita miliki, tetaplah untuk menjadi orang baik🙂