Thoughts

BERGEMING dan BERKELILING

Aku rasa kamu tak bergeming.

Aku yang berkeliling.

Tidak melihat yang dekat. Mengabaikan yang bertahan.

Berusaha dan berupaya mendekatkan sesuatu yang tidak ditakdirkan.

Aku terus menelusur. Mengukur yang sesuai angan.

Terus mencari sejauh mata memandang, padahal dirimu dekatnya tak ada barang sejengkal.

Karena yang memisahkan kita adalah ambisi.

Yang menjarakkan kita adalah egoisme diri.

Yang menjauhkan kita adalah aku yang menjauh.

Karena aku berlari. Sedangkan kamu duduk di sisi. Memasang mata dan juga hati.

Menanti kabarku yang kau inginkan kembali.

Menanti dengan hati yang kini kembali tersusun rapi.

Kamu tak bergeming. Aku yang berkeliling.

Kediri, 19 April 2015

Advertisements

2 thoughts on “BERGEMING dan BERKELILING”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s