Thoughts

Déjà Vu

Berdiri disini dan berpijak

Memandang jauh cakrawala senja

Hingga tertegun saat mentari menyapa

Pun tak luput getar bibir kala terucap ribuan  rangkaian doa

Peluh dan air mata menyatu,

Seakan berlomba dengan tetesan hujan yang kian berderap

Termenung..

Kosong..

Bak bermain dengan mesin waktu, terlintas kepingan-kepingan frame masa lalu dalam siratan.

Tuhanku..

Ku tak tahu rahasiaMu,

Pahit getir, suka duka telah mutlak termiliki oleh sahayaMu

Kini Kau hapus legam dalam terang,

Menjadikan suci dalam kalbu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s